Monday, 18 March 2019
SMAN 7 Surakarta – v.0.1

ESTAFET TUNAS KELAPA

Estafet Tunas Kelapa atau biasa disingkat ETK merupakan salah satu tradisi dalam Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Tengah dalam menyongsong Hari Jadi Pramuka (14 Agustus). Estafet Tunas kelapa tahun 2018 di kecamatan Serengan diselenggarakan di Depan SMA Negeri 7 Surakarta, yang diserah terima kan dari kecamatan Laweyan Surakarta kepada kecamatan Serengan Surakarta, setelah dari Serengan Tunas Kelapa di bawa ke kecamatan Pasar Kliwon. Rencananya, tunas kepala akan dibawa bersambung dari kabupaten satu ke kabupaten lain hingga puncaknya sampai di Tegal sebagai pusat peringatan Hari Pramuka ke-57 Provinsi Jateng.

 

Upacara Estafet Tunas Kelapa

 

Acara Estafet Tunas Kelapa

SMOEPHY MEMILIH

 

Calon Ketua Osis dengan Ibu Kepala Sekolah

 

Siswa dan siswi SMA Negeri 7 Surakarta menggelar pesta demokrasi pemilihan calon ketua Osis periode 2018/2019, Senin tanggal 27 Agustus 2018. Pemilihan dilakukan di Graha Sapta Jaya. Selain para siswa, guru dan staf juga menggunakan hak pilihnya.
Sebelum pelaksanaan pemilihan, para calon ketua Osis melakukan orasi setelah upacara bendera. Para calon ketua Osis itu antara lain nomor 1 Hendri Suryolaksono dari kelas XI MIPA 4, nomor 2 Mayfida Alya dari kelas XI IPS 2, dan nomor 3 Berlianna Rofi’ah dari kelas XI MIPA 1. Penghitungan suara dilakukan setelah selesai pemilihan di lapangan sekolah, dengan penghitungan suara dimenangkan Hendri Suryolaksono.

 

Para siswa mendengarkan Orasi dari Calon Ketua Osis

 

Kegiatan Pemilihan Di Graha Sapta Jaya

 

Penghitungan Suara

 

 

PASMA SAPTA PEDULI

 

Pasma Sapta Peduli

 

Bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) memicu keprihatinan bagi masyarakat Indonesia dan dunia. Banyak masyarakat berbondong – bondong melakukan penggalangan dana untuk membantu korban bencana di Lombok. Sama seperti halnya Pasma Sapta ( Ikatan Alumni Smupy Solo ) melakukan aksi peduli Lombok untuk membantu meringankan derita masyarakat Lombok. Pasma sapta peduli membuka donasi kloter pertama sampai dengan selasa 4 september 2018.

Terimakasih, semoga Allah memberikan kekuatan untuk masyarakat yang terkena musibah dan memberikan kita kesempatan untuk turut berbagi. Aamiin..

KEGIATAN HARI RAYA IDUL ADHA

Setiap tahun umat Islam dipanggil Allah untuk melaksanakan ibadah haji. Di saat yang bersamaan, umat Islam seluruh dunia juga dianjurkan untuk melaksanakan beberapa amal ibadah yang berhubungan dengan idul adha dan qurban.

Pada hari Rabu tanggal 22 Agustus 2018 bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah umat Islam merayakan Hari Raya Idul Adha 1439 H. Di SMA Negeri 7 Surakarta juga melaksanakan sholat Idul Adha yang diikuti oleh guru, karyawan dan murid yang beragama Islam dan dipimpin oleh Ustad Sahlan Ahmad LC selaku Imam dan Khotib.
Hari berikutnya Kamis, 23 Agustus 2018 sekolah juga melaksanakan penyembelihan hewan Qurban di halaman Sekolah dengan memotong 4 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Panitia Qurban ROIS-OSIS SMA Negeri 7 Surakarta telah melaksanakan penyembelihan hewan qurban dengan baik dan lancar sampai dengan membagikan daging hewan qurban kepada yang berhak menerima.

Pelaksanaan Sholat Hari Raya Idul Adha di SMA Negeri 7 Surakarta

 

Pelaksanaan Sholat Idul Adha di SMA Negeri 7 Surakarta

 

Penyembelihan Hewan Qurban

 

Pemotongan dan Pengemasan Hewan Qurban

HUT RI KE 73 DI SMA N 7 SURAKARTA

Sisma Sapta Jaya Tahun 2018

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 73 tanggal 17 Agustus 2018 SMA Negeri 7 Surakarta menyelenggarakan kegiatan upacara bendera yang diikuti seluruh guru dan karyawan serta siswa siswi SMA Negeri 7 Surakarta, tidak seperti upacara hari senin, petugas upacara HUT RI ini adalah sisma sapta jaya tahun 2018 yang sebelumnya pada tanggal 15 Agustus 2018 sisma sapta jaya dilantik oleh Ibu Reni Ernawati, M.Pd, MM selaku Wakil Kepala sekolah bidang kesiswaan.

Sisma sapta jaya tahun 2018 dengan jumlah 49 siswa dan siswi kelas X di pimpin oleh danton Ridhwan Zakky Widodo (X MIPA 6), dengan pembawa baki bendera Michele Carroline (X MIPA 3) dan pengibar bendera Hanif Mahda (X MIPA 3), Decha Satria (X MIPA 6), dan Tifania Madjid (X IPS 4), sisma sapta jaya telah berhasil mengibarkan sang saka merah putih dengan lancar setelah berlatih kurang lebih selama 3 minggu.

Upacara HUT RI dengan pembina Ibu Adhka Dewi Gayatri, M.Pd, MM. berjalan dengan khimat, setelah upacara HUT RI di adakan lomba merias wajah dengan model para siswi yang diikuti oleh Ibu guru dan karyawan SMA Negeri 7 Surakarta.

pelantikan sisma sapta jaya tahun 2018

pelantikan sisma sapta jaya tahun 2018

Penyerahan sang merah putih oleh Ibu Kepala Sekolah

Pengibaran sang saka merah putih

Lomba merias wajah

Lomba merias wajah

Pemenang Lomba merias wajah

PPL PPG UNS Bahasa Inggris di smuphy tahun 2018

PPL PPG UNS Bahasa Inggris di smuphy th 2018

Praktek Pengalaman Lapangan dan Penelitian Tindakan Kelas Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Bersubsidi Gelombang II FKIP UNS
(PPL PPG UNS)
Dilaksanakan di SMA N 7 mulai 02 Juli 2018 sampai dengan 31 Oktober 2018
Guru Pamong: SRI SADDEMSI RAHAYU, SPd
Mahasiswa PPL PPG:
1. DWI HENDRAWATI
2. INTAN DWI GABETTA SIAHAAN
3. YUNITA WIDYA HAPSARI
4. WILDAN MUHAMMAD YUSUF
5. SHOLIHAH DWI NURAINI

 

KUDA PERKUSI RAMAIKAN KIRAB BUDAYA TIPES

 

Persiapan SMA N 7 Surakarta dalam Kirab Budaya  Tipes

TIPES – Kirab Budaya Tipes merupakan ajang tahunan Kelurahan Tipes dalam rangka melestarikan budaya untuk menampilakan potensi yang merupakan identitas yang dimiliki, sebagai suguhan/tampilan yang menarik. Ini akan menjadi agenda tahunan pada kelurahan yang akan ditunjuk oleh Pemkot Surakarta.

 

Kegiatan Kirab Budaya Tipes ini baru pertama kali dilaksanakan pada tahun 2018 ini. Kegiatan ini melibatkan setiap RW, Sekolah, Kantor, Pengusaha, dan Lembaga yang ada di Kelurahan Tipes. SMA Negeri 7 Surakarta ditunjuk sebagai salah satu penampil dengan nama kegiatan “Smuphy beraksi, cerdas dalam ilmu, unggul dalam karya.” Kegiatan ini diadakan pada Sabtu, 11 Agustus 2018 pukul 14.00 WIB di lingkungan sekitar kelurahan Tipes.

 

Menurut Putut Armunanto SMA Negeri 7 Surakarta menampilkan Kuda Pekusi. “Seni merupakan sesuatu yang unik, kami akan menampilakan sesuatu yang berbeda dari penampilan lembaga lainnya. Maka, kuda perkusi ini menggabungkan musik perkusi dan kuda lumping,” jelasnya.

Ada 20 siswa yang terlibat dalam perhelatan kirab budaya ini, dengan jumlah personil 10 penunggang kuda dan 10 pemain perkusi. SMA Negeri 7 Surakarta tampil dengan nomor urut 24. Demikian penuturan Guru Seni Musik tersebut.

 

“Latihan dilaksanakan seminggu sebelum pementasan guna menyukseskan pagelaran kirab budaya untuk pertama kalinya ini,” ungkap Guru kelahiran Blitar, 54 tahun lalu itu.

 

Kegiatan ini juga di buka oleh wali kota Surakarta FX. Rudyatmo dan anggota DPRD Surakarta Komisi I Bidang Pemerintahan. Kirab ini mampu menyedot perhatian warga sekitar dan setiap tahunnya akan bertambah jumlah penampilnya. (CLN)

Partisipasi SMA N 7 Surakarta dalam Kirab Budaya Tipes

SMAN 7 Surakarta – v.0.1