Wednesday, 17 October 2018
SMAN 7 Surakarta – v.0.1

PENGAMBILAN UNDANGAN HASIL KELULUSAN TAHUN AJARAN 2012/2013

PENGAMBILAN UNDANGAN HASIL KELULUSAN TAHUN AJARAN 2012/2013

 

Diharapkan kehadiran seluruh siswa kelas XII ke SMA Negeri 7 Surakarta Pada Hari Kamis 23 Mei 2013 jam 07.00 s.d 12.00 WIB untuk mengambil undangan Pengumuman hasil kelulusan tahun ajaran 2012/2013 untuk diberikan kepada orang tua masing masing…. #wajib

wakasek kesiswaan SMA 7 Surakarta

PENGUMUMAN BAGI SISWA KELAS XII

PENGUMUMAN

Diberitahukan kepada siswa-siswi SMAN 7 Surakarta kelas XII, bahwa :

1.       Pengumuman Kelulusan Tahun Pelajaran 2012/2013 harus diambil oleh orang tua / wali siswa pada :

Hari                        : Jum’at, 24 Mei 2013

Jam                        : 16.00 WIB

Tempat                  : Kelas masing-masing

2.       Siswa-siswa Kelas XII wajib hadir ke sekolah pada :

Hari                        : Jum’at, 24 Mei 3013

Jam                        : 13.00 s/d 16.00 WIB

Agenda acara     :

1.       Gladi Kotor Pelepasan

2.       Informasi – informasi dari sekolah

3.       Lomba spontanitas kreatifitas seni antar kelas. (ada panggung)

Pakaian                : Pakaian adat Daerah / Tradisional

 

ttd

Kepala SMAN 7 SKA

Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2013

 

 

Dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional, pada tanggal 2 Mei 2013, pukul 06.30, SMA Negeri 7 Surakarta, melaksanakan upcara memperingati hari Pendidikan Nasional. Upacara yang berlangsung di Lapangan SMA Negeri 7 Surakarta, diikuti oleh Guru, Karyawan dan Siswa Kelas X dan XI dengan penuh semangat. Sebagai petugas pengibar bendera dan paduan suara adalah siswa dan siswi SMA Negeri 7 Surakarta.

 

Bertindak sebagai Pemimpin Upacara, Wakasek Kesiswaan Bp. Drs. Mustajab , dalam sambutannya beliau menyampaikan sambutan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Berikut isi dari sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan:

 

SAMBUTAN

MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

PADA PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2013

KAMIS, 2 MEI 2013

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua,

Hadirin, peserta upacara yang berbahagia,

 

Alhamdulillah, marilah kita senantiasa bersyukur ke hadirat Illahi Rabbi,

Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, kita semua

masih diberi kesempatan, kekuatan, kesehatan, dan kecintaan sehingga kita

dapat melaksanakan peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2013, dalam

keadaan sehat dan penuh semangat.

 

Melalui peringatan ini, perkenankan saya, atas nama Pemerintah ingin

menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya

kepada seluruh insan pendidikan, pemerintah daerah, organisasi yang

bergerak di dunia pendidikan dan pemangku kepentingan lain atas segala

ikhtiar, kepedulian dan perhatian yang diberikan dalam menumbuhkembangkan dunia pendidikan. Kita berdoa agar para tokoh dan

pejuang pendidikan yang telah mendahului kita memperoleh tempat yang

layak disisi-Nya dan kita semua yang saat ini memperoleh amanah untuk

mengelola pendidikan diberi kekuatan, kecerdasan, dan kesabaran dalam

mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik.

Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan ucapan ”Selamat Hari

Pendidikan Nasional, tanggal 2 Mei 2013”. Semoga segala ikhtiar kita untuk

memajukan dunia pendidikan menjadi semakin berkualitas dan akses

pendidikan bagi rakyat Indonesia secara keseluruhan semakin terbuka dan

dapat segera terwujud.

 

Atas nama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, perkenankan saya

menyampaikan permohonan maaf setulus-tulusnya atas persoalan

penyelenggaraan Ujian Nasional Tingkat SMA sederajat tahun pelajaran

2012/2013. Hal ini harus kita jadikan sebagai pelajaran yang sangat berharga

dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.

 

Hadirin yang berbahagia,

Ibarat tubuh, agar tahan terhadap berbagai macam penyakit, haruslah

daya imunitasnya ditingkatkan, satu di antara upayanya adalah melalui

vaksinasi. Dalam perspektif sosial kemasyarakatan ada tiga penyakit sosial

yang sangat besar dampak negatifnya yaitu (i) kemiskinan; (ii) ketidaktahuan;

dan (iii) keterbelakangan beradaban. Bagaimana caranya menaikkan daya

tahan (imunitas) sosial agar terhindar dari ketiga macam penyakit tersebut?

Jawabannya adalah pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan dapat menjadi

vaksin sosial.

 

Selain sebagai vaksin sosial, pendidikan juga merupakan elevator sosial

untuk dapat meningkatkan status sosial. Dua hal itulah yang melatarbelakangi

tema peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini, yaitu ”Meningkatkan

Kualitas dan Akses Berkeadilan”. Kita memerlukan vaksin dan elevator

sosial itu sehingga kita terhindari dari tiga penyakit tersebut dan sekaligus

mampu meningkatkan status sosial.  Tema itu merupakan cerminan dari jawaban terhadap tantangan,

persoalan, dan harapan seluruh masyarakat dalam menyiapkan generasi yang

lebih baik. Layanan pendidikan haruslah dapat menjangkau ke seluruh lapisan

masyarakat sesuai dengan prinsip pendidikan untuk semua (Education for All)

tanpa membedakan asal-usul, status sosial, ekonomi, dan kewilayahan.

 

Hadirin yang berbahagia,

UUD 1945 mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak

memperoleh pendidikan dasar dan negara wajib membiayainya (Pasal 31 ayat

1 dan 2 UUD 1945). Oleh karena itu, pemerintah pusat dan daerah bersama-sama

masyarakat telah berusaha memenuhi amanat tersebut melalui

pembangunan sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, termasuk di daerah 3T

(terdepan, terluar, dan tertinggal).

Akses pendidikan dipengaruhi oleh ketersediaan satuan pendidikan dan

keterjangkauan dari sisi pembiayaan. Untuk itu, pemerintah terus menerus

menyiapkan ketersediaan satuan pendidikan yang layak, terutama di daerah

3T, termasuk di dalamnya pengiriman guru melalui program Sarjana Mendidik

di daerah 3T (SM3T). Dari sisi keterjangkauan pemerintah telah menyiapkan

Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pendidikan dasar dan menengah,

Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Bantuan Siswa Miskin

(BSM), Bidik Misi dan Beasiswa. Pada tahun 2013 ini, telah disiapkan

anggaran Rp 7,8 triliun untuk BSM.

Selama itu, sejak dua tahun terakhir, telah dibuka beberapa perguruan

tinggi negeri (termasuk Akademi Komunitas) di daerah perbatasan dan di

beberapa daerah yang dinilai strategis. Di samping sebagai upaya penyebaran

pusat unggulan perguruan tinggi tersebut, juga berperan sebagai sabuk

pengaman sosial dan politik bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik

Indonesia. Untuk itu, telah disiapkan kebijakan-kesempatan khusus bagi

putra-putri Papua, Papua Barat, dan daerah 3T lain untuk menjadi mahasiswa

di berbagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia melalui program afirmasi

pendidikan tinggi (ADIK).

 

Dalam kesempatan ini pula saya ingin mengajak kepada semua

pencinta dunia pendidikan untuk bersama-sama membuka posko anti drop

out (DO) atau anti putus sekolah pada awal tahun pelajaran nanti. Kita ingin

memastikan agar anak-anak kita dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang

yang lebih tinggi, terutama dari jenjang pendidikan dasar ke menengah.

 

Hadirin yang berbahagia,

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan, insya Allah

mulai tahun pelajaran 2013/2014 akan diterapkan Kurikulum 2013 untuk

jenjang pendidikan dasar dan menengah secara bertahap dan terbatas.

Bertahap, berarti kurikulum tidak diterapkan di semua kelas di setiap

jenjang, tetapi hanya di kelas 1 (satu) dan kelas 4 (empat) untuk jenjang SD,

dan kelas 7 (tujuh) untuk SMP, serta kelas 10 (sepuluh) untuk SMA dan SMK.

Terbatas diartikan bahwa jumlah sekolah yang melaksanakannya disesuaikan

dengan tingkat kesiapan sekolah.

Kurikulum 2013 ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki

kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Hal ini

penting dalam rangka antisipasi kebutuhan kompetensi abad 21 dan

menyiapkan generasi emas 2045.

Hadirin yang berbahagia,

Akhirnya, mari kita tingkatkan upaya dan keikhlasan kita dalam

memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat. Saya ucapkan selamat

memperingati Hari Pendidikan Nasional kepada semua pendidik, tenaga

kependidikan, peserta didik, penggiat dan pecinta dunia pendidikan di seluruh

tanah air. Semoga apa yang kita lakukan dalam dunia pendidikan selama ini,

menjadi bagian dari amal ibadah kita. Amin. Terima kasih.

Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

SMAN 7 Surakarta – v.0.1