Tuesday, 25 June 2019
SMAN 7 Surakarta – v.0.1

Mengingat Rasul dengan Mencari Bahagia yang Terlupa

Mengingat Rasul dengan Mencari Bahagia yang Terlupa/Doc. Maryatun

TIPES – SMA Negeri 7 Surakarta mengadakan pengajian untuk memperingati Isra Mikraj bertajuk ‘Mencari Bahagia Yang Terlupa’ dibimbing oleh Ust. Aziz Ma’arif, Selasa (9/4). Dalam pengajian kali ini Ust. Aziz Ma’arif menceritakan berbagai cerita yang dapat kita teladani, contohnya cerita seorang anak yang sangat pandai ketika umur 7 tahun sudah dapat membaca ayat suci Alquran, cerita ini dapat menginspirasi kita sebagai umat muslim untuk selalu mencintai, membaca, menghafalkan serta mengamalkan firman Allah tersebut.

Ada pula kisah yang membuat kita semua terenyuh ketika mendengarnya yaitu cerita ketika Abu Jahal, Abu Lahab dan Abu Sofyan yang kala itu sangat terkenal kekafirannya menangis ketika mendengar Nabi Muhammad Saw yang sedang membacakan ayat suci Alquran. Ini membuktikan bahwa semua umat dapat serasa terhipnotis ketika mendengar bacaan Alquran baik muslim maupun non muslim.

Salah seorang peserta pengajian pun menyampaikan keinginannya untuk pengajian yang akan datang, “Saya berharap tahun depan diadakan pengajian seperti ini lagi. Selain bermanfaat untuk masa depan kita juga dapat menambah wawasan,” ujar siswi kelas X MIPA 3 yang akrab disapa, Septia.

Ia juga mengutarakan sarannya untuk pengajian yang mungkin akan dilaksanakan kembali
“Panitia semoga lebih baik dalam mengatur para peserta agar suasananya kondusif,” lanjutnya.

Adelia selaku salah satu panitia memberikan tanggapannya tentang pengajian kali ini “Alhamdulillah, untuk pengajian isra mikraj di SMA Negeri 7 ini udah mau ngadain pengajian yang seperti ini. Alhamdulillah, ustadnya juga lumayan komunikatif jadi ada ceritanya juga dan sering mengajak peserta bercengkrama. Pesertanya sebenarnya kadang kurang memperhatikan, lalu untuk isi pengajiannya bagus jadi nyeritain bukan hanya tentang kejadian isra mikraj nya tapi juga nyeritain kejadian lain tentang isra mikraj yang perlu kita ingat dan perlu kita pelajarin lagi. Intinya dengan pengajian isra mikraj kali ini Insyaallah Alhamdulillah bisa menambah wawasan kita dan bisa ngingetin kita tidak hanya melulu dengan pelajaran saja.” Ujarnya lengkap (Pradita AP dan Zainiyah)

Persiapan Matang UNBK, Hari Pertama Lancar

CBT UNBK/Doc.Galih

TIPES – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. UNBK akan serentak dilaksanakan oleh SMA/SMK/MA/SLTA se-Indonesia.

Tak terkecuali di SMA Negeri 7 Surakarta yang turut andil dalam pelaksanaan ujian nasional tersebut. Tidak kurang dari 332 siswa siap mengerjakan soal-soal UNBK secara mandiri pada tanggal 1, 2, 4, & 8 April 2019 yang tinggal menghitung hari.

Dengan tersedianya 120 komputer siap pakai di tiga Laboratorium Komputer diharapkan dapat memperlancar kegiatan UNBK tanpa adanya kendala. Pun dengan para pengawas silang penuh antar sesama SMA se-derajat di Solo yang siap mengawal keberlangsungan ujian.
Terdapat 4 (empat) mata pelajaran yang akan diujikan dalam UNBK. Yakni Bahasa Indonesia di hari pertama, Matematika di hari Selasa, Bahasa Inggris di hari Kamis, dan mata pelajaran pilihan (Jurusan MIPA : salah satu dari Biologi, Fisika, dan Kimia. Sedangkan Jurusan IPS : salat satu dari Ekonomi, Geografi, dan Sosiologi) pada hari terakhir.
UNBK terbagi dalam tiga sesi waktu pengerjaan, yaitu :
- Sesi 1 : 07.30-09.30 WIB.
- Sesi 2 : 10.30-12.30 WIB.
- Sesi 3 : 14.00-16.00 WIB.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kurikulum Aniek Windrayani S.Pd, M.Pd. menuturkan bahwa ujian nasional bukan penentu kelulusan, tetapi pemetaan peringkat sekolah. “Untuk mempersiapkan UNBK agar berhasil dengan baik, maka sekolah mengadakan jadwal khusus menjelang UNBK sejak tanggal 22-29 Maret 2019. Yaitu dengan dibuatnya kelas khusus dimana mata pelajaran Biologi dalam 4 kelas dengan jumlah total 124 siswa, Fisika 2 kelas diikuti 62 siswa, Kimia 1 kelas dengan 11 siswa, Ekonomi 1 kelas diikuti 38 siswa, Geografi 1 kelas dengan 16 siswa, dan Sosiologi 2 kelas diikuti oleh 81 siswa.” Tambah wanita kelahiran tahun 1973 itu.

Sementara itu, pelaksanaan UNBK hari pertama ini, telah dimonitoring langsung oleh Direktorat Pembina SMA, Drs. Wasito, M. Si. memantau secara langsung pelaksanaan UNBK di SMA Negeri 7 Surakarta.

Fokus Persiapan OSK 2019 di Smoephy

Fokus Persiapan OSK 2019 di Smoephy

TIPES – Olimpiade Sains Kota (OSK) Surakarta merupakan ajang olimpiade yang diselenggarakan setiap tahun sekali. Untuk tahun 2019, penyelenggaraannya dilaksanakan pada hari Rabu, 27 Februari 2019. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, SMA Negeri 7 Surakarta ikut berpartisipasi. Menurut koordinator olimpiade SMA Negeri 7 Surakarta, Gustina Anugerahwati Soekarno, S. Si., SMA Negeri 7 Surakarta mengirimkan seluruh mata pelajaran yang dilaksanakan. “Iya betul, SMA Negeri 7 Surakarta mengikuti sembilan atau seluruh mata pelajaran yang diujikan, yakni Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Kebumian, Geografi, Komputer, dan Ekonomi,” tutur guru matematika tersebut.

Beberapa waktu yang lalu telah dilaksankan latihan OSK di SMA Negeri 1 Surakarta. Latihan ini bertujuan agar para peserta mengetahui gambaran jenis-jenis soal OSK yang akan dilaksanakan.
Untuk OSK Matematika, menurut Ch. Yessica Kusumaningrum, guru pendamping Matematika, pendalaman materi dilakukan setiap hari rabu dan sabtu. Mulai tanggal 10 Desember sampai menjelang terselenggaranya OSK yang bertempat di SMA Negeri 1 Surakarta. (Istiqomah)

Ujian Praktik Senam: Kebugaran dan Keceriaan

Ujian Praktik Senam: Kebugaran dan Keceriaan

TIPES – Semakin dekat dengan Ujian Nasional, siswa kelas XII SMA Negeri 7 Surakarta mulai melaksanakan ujian praktek untuk memenuhi syarat nilai mata pelajaran. Rabu, Januari 2019 SMA Negeri 7 Surakarta melaksanakan ujian praktik untuk kelas 12 pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Saat itu adalah giliran kelas 12 MIPA dan 12 IPS. Untuk ujian praktik olahraga menggunakan materi senam irama menggunakan lagu wajib maumere dan menggunakan lagu pilihan yaitu antara lagu syantik, meraih mimpi, atau sayang. Berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya memperbolehkan 3 gerakan bebas kreasi siswa dan juga hanya menggunakan satu lagu yaitu maumere, pada tahun ini semua gerakan bebas dari siswa tetapi tidak merubah secara keseluruhan gerakan senam awal. Untuk satu kali penampilan, 1 regu yang terdiri dari 5-6 orang siswa diberikan waktu 8-10 menit. “Yang menjadi bahan penilaian regu adalah mulai dari kostum, kekompakan, dan kreasi. Sedangkan untuk penilaian individu yang dinilai adalah power”, ujar Hasto Sulis Prasetyo selaku guru olahraga kelas 12. (Defitria, Aufa, Istiqomah)

 

Wayang menjadi Sajian Puncak HUT Smoephy

TIPES – Wayang merupakan seni pertunjukkan asli Indonesia yang berkembang pesat di Pulau Jawa dan Bali. Pada 7 November 2003, UNESCO telah menetapkan wayang sebagai sebuah warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur.
Pada Sabtu (24/11) telah sukses digelar pertunjukkan wayang kulit yang bertempat di Jalan Mr. Moh. Yamin, tepatnya di depan SMA Negeri 7 Surakarta.
Persiapan dilakukan sejak pagi hari dimulai dengan penutupan jalan, pembangunan panggung, dan masih banyak lagi. .

wayangan HUT SMAN 7 Surakarta/Doc. Sriyatno

wayangan HUT SMAN 7 Surakarta/Doc. Sriyatno

 

Acara ini dihadiri oleh Wakil Walikota Solo, Kepala BP2MK, serta Kepala Sekolah SMA Negeri se-Surakarta. Tak ketinggalan turut hadir pula Camat Serengan, Lurah Tipes, Ketua RW dan RT lingkungan SMA Negeri 7 Surakarta, Kapolres Surakarta, Kapolsek Serengan, dan KADISHUB Surakarta, serta masyarakat umum yang turut andil dalam memeriahkan pagelaran wayang kulit.
Pada kesempatan kali ini pagelaran wayang kulit mengambil judul “Srikandi Mustikaning Wanita” yang dibawakan oleh seorang dalang ternama bernama Ir. Warseno Hardjodarsono, M.Si. atau lebih dikenal dengan Ki Warseno Slenk yang juga merupakan Ketua Komite SMA Negeri 7 Surakarta yang juga berkolaborasi dengan sang putra, Amar Pradopo. .
Pria kelahiran 18 Juni 1965 tersebut telah dikenal oleh masyarakat luas baik dalam negeri maupun luar negeri lewat karya karyanya terutama di bidang perwayangan. Ia merupakan seorang akademikus di Universitas Tunas Pembangunan Surakarta. .
Acara ini dibuka dengan sambutan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Surakarta dan dilanjutkan oleh staf bidang keuangan Ir. Lilik Saptyanto mewakili Walikota Solo.
Pertunjukkan berjalan lancar dan berlangsung dengan sangat meriah disambut antusiasme warga membludak sampai pukul 03.30 WIB. Aufa Daffa L/Defitria KA

Olarosa Guest Star di “Coachella” Smoephy

TIPES – Puncak acara HUT SMA Negeri 7 Surakarta, Senin (19/11) mengusung konsep yang tak biasa. M. Reihan Ascha, ketua panitia pelaksanaan acara ini mengungkapkan, konsep untuk acara hari Senin (19/11) adalah Coachella yang terinspirasi dari gelaran musik dari Amerika Serikat. “Teman-teman diharapkan menggunakan outfit yang sesuai dengan tema yang kita usung. Selain itu, acara ini juga melibatkan alumni SMA Negeri 7 Surakarta. Kita mengundang kak @olarosaa yang juga sebagai jebolan Indonesian Idol 2012 untuk jadi Guest Star kita.”

Sementara itu, Menurut ketua panitia puncak acara hari Senin (19/11) Reni Ernawati mengungkapkan, “Tema acara HUT Ke-34 ini adalah Smoephy Berprestasi, Berbudaya, dan Berkarya. Untuk rangkaian acara kita susun sedemikian rupa dari tanggal 16, 19, dan puncaknya pada tanggal 24 November 2018. Untuk hari ini acara intern yang semua pelaksanaannya dilakukan oleh OSIS Sapta Jaya. Untuk hari Sabtu (24/11) kita akan mengadakan pagelaran wayang dengan dalang Ki Ir. Warsino Slenk, M. Si Lakon Srikandi Mustikanig Wanita.”

Lomba Yel – yel / Doc. Marcel

Acara yang telah dilaksanakan dari pagi hari ini meliputi, acara jalan sehat, yel-yel kelas dan penilaian kreasi kaos serta maskot kelas, lomba kebersihan. SMA Negeri 7 Surakarta juga mengundang perwakilan sekolah SMA Negeri 1 dan 3 Surakarta untuk tampil di pagelaran tersebut.

“Kita akan menampilakan berbagai bintang tamu, seperti DJ Naufal, band Arkalara, dan alumni yang sudah sukses dibidang musik,” ungkap pelajar yang duduk di kelas XI IPS 2 ini. Tidak lupa acara ekstrakurikuler turut tampil menyemarakkan kegiatan tersebut.

Penampilan Olarossa /Doc. Marcel

 

Sebagai puncak acara gelaran tersebut menampilan beberapa alumni yang berkarir dibidang seni seperti Nathan, Violista, dan Isidora yang secara beruntun menyanyikan lagu mengantarkan Olarosa tampil. Wanita bernama lengkap Maria Rosalia Yola Detta itu membawakan 10 lagu dengan lagu penutup Dia dari Maliq & D’ Essentials. (cln)

SEMARAK HUT 34 SMOEPHY, BERPRESTASI, BERKARYA, DAN BERBUDAYA

TIPES- Jumat, 16 November 2018 OSIS SMA Negeri 7 Surakarta mengadakan lomba untuk memperingati HUT SMA Negeri 7 Surakarta. Lomba yang diadakan seperti lomba tanaman hias, estafet permainan tradisional, dan kebersihan kelas. Pada pagi hari sudah dilakukan pembukaan lomba dan pembinaan untuk pelaksanaan lomba.

Pelaksanaan lomba tersebut berjalan lancar dan sangat meriah. Lomba yang paling ditunggu-tunggu ialah lomba estafet permainan tradisional yg meliputi bakiak, goyang balon, balap karung, dan estafet keset. Semua orang tertawa melihat peserta lomba yang berjatuhan saat mengikuti lomba. Dalam lomba ini diambil 1 pemenang dari kubu wanita dan kubu laki-laki.

Lomba estafet / Doc. Marcel

Lomba estafet / Doc. Marcel

Ada lagi lomba yang tak kalah menarik yaitu lomba tanaman hias dan kebersihan kelas, beberapa siswa sibuk melukis 3 pot bunga semenarik mungkin dan beberapa siswa lain sibuk membersihkan kelasnya sebersih mungkin.

Aspek yang dinilai dari lomba-lomba yang dilaksanakan ialah (estafet permainan tradisional) kebersamaan, kekompakan, (kebersihan) keindahan, kelengkapan, kebersihan, kerapian, (tanaman hias) keindahan.

Berikut pemenang dari lomba yang diadakan tanggal 16 November 2018 itu,
Estafet putra :
1. X ips 2
2. Xii mipa 3
3. X mipa 1
Estafet putri :
1. Xi ips 2
2. Xii ips 1
3. X mipa 5
Yel-yel :
1.Xii mipa 3
Kebersihan :
1.X mipa 4
2.Xi mipa 6
3.X mipa 3
Kaos :
1.Xi ips 3
2.Xii mipa 3
3.Xi mipa 2
Maskot :
1.Xii mipa 6
2.Xii mipa 1
3.Xi mipa 3
Putra Smoephy Rajesh Singh (X.MIPA1)
Putri Smoephy Maura adisti (XI MIPA 6)

(Pradita AP/Zaini M)

Latihan Keras, Antarkan Bela ke Podium Se-Asia Tenggara

TIPES- Juara 3 lomba pelajar karate tingkat Asia Tenggara UNY cup 2018 Yogyakarta yang diselenggarakan pada tanggal 26-28 Oktober 2018 kini disematkan kepada Setya Bela Saputri. Gadis yang kerap disapa Bela ini mulai menyukai olahraga karate karena menurutnya olahraga itu menantang mental dan membuatnya lebih berani juga percaya diri. Ia menyukai olahraga karate sejak SMP, sebelum memilih olahraga karate ia terlebih dahulu menyukai olaharaga taekwondo.

Setya Bela Saputri Juara 3 lomba pelajar karate tingkat Asia Tenggara UNY cup 2018/Doc. SugengR

Bela melakukan latihan hanya di sekolah (SMA Negeri 7 Surakarta) bersama pelatih serta kawan-kawannya saja. Bela juga tidak banyak mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba tingkat Asia Tenggara itu. “Latihan fisiknya seperti lari dan latihan-latihan dasar atau teknik karate.” tuturnya.

Kesulitanpun juga menyelimuti Bela dalam lomba karate kali ini. “Kesulitannya lawan saya pada saat lomba itu dari dojo yang latiannya itu keras sekali, beda sama saya yang latihan hanya di sekolah dengan waktu yang terbatas.” imbuh gadis yang duduk di kelas XII MIPA 1 itu.

Namun Bela tak putus semangat dalam menghadapi lawannya yang mempersiapkan diri lebih keras darinya. Ia tetap berusaha sebaik mungkin dalam lomba ini, yang akhirnya membuatnya berhasil meraih juara ketiga. (Zaini/Pradita)

Pebalap Sepeda Putri Smoephy, Sumbangkan Medali bagi Kota Surakarta

SOLO- Annisa Destein Cindy Qiawati merupakan seorang atlet pebalap sepeda, yang saat ini sedang duduk di bangku kelas X-IPS4 SMA Negeri 7 Surakarta. Gadis berumur 16 tahun ini tertarik dengan olahraga balap sepeda sejak tahun 2016 yang lalu. Untuk mempersiapkan keikiutsertaannya dalam Porprov XV di Surakarta kategori IRR, ITT, Criterium pada 20 Sampai 25 Oktober 2018 yang bertempat di berbagai venue yakni Technopark, Pasar Tawangmangu, Velodrom Manahan, dan Girilayu. Cindy membutuhkan waktu 2 bulan untuk berlatih, biasanya dilakukan secara rutin saat pagi dan sore hari.

“Kalau latihan biasanya di Velodrom Manahan dan melakukan cek rute di Tawangmangu buat lomba,” ucap Cindy.

Dalam ajang bergengsi tingkat provinsi ini Cindy berhasil meraih 1 medali emas dan 2 medali perak.

Pebalap Sepeda Putri Smoephy, Sumbangkan Medali bagi Kota Surakarta/Doc.unknown

Ia juga turut andil dalam menentukan kota Surakarta menjadi Runner Up porprov tahun ini. Tentunya prestasi ini tidak Cindy dapatkan dengan mudah. Ada beberapa kesulitan yang dialami Cindy.

“Lebih sulit karena lawan mainnya senior, dan kalau lomba biasa itu lawannya seumuran. Aku juga belum begitu berpengalaman seperti senior, sama kalau lomba biasanya itu ada batasan umurnya kalau di Porprov semuanya dicampur.” lanjut Cindy.

(Pradita AP/Zainiyah M )

Surakarta Jadi Tuan Rumah Porprov XV 2018

SRIWEDARI – Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah (Porprov Jateng) XV 2018 merupakan ajang unjuk prestasi dalam bidang olahraga yang rutin diselenggarakan tiap empat tahun sekali. Khususnya ditujukan untuk para atlet kontingen dari 35 kabupaten/kota yang tercatat diikuti oleh 6.343 atlet.

Porprov XV 2018/Doc.Solopos

Upacara pembukaan Porprov Jateng XV 2018 berlangsung dengan meriah namun sederhana pada Jumat (19/10) malam. Disertai dengan kesenian khas Jateng dan beberapa pertunjukan.

Selain 46 cabang olahraga (cabor) lama, ada enam cabor tambahan sehingga ada 52 cabor yang dipertandingkan selama Porprov Jateng dilangsungkan.

Serta ada beberapa cabang olahraga ‘istimewa’ yang akan dilaksanakan sebelum acara pembukaan Porprov Jateng, salah satunya merupakan cabor balap motor. Cabor ini dikhawatirkan dapat mengganggu cabor lain jika dilakukan berbarengan. Karena lintasannya sendiri juga bertempat di Stadion Manahan.

Dilansir dari tribunjateng.com Ketua pelaksana Porprov Jateng 2018, FX Hadi Rudyatmo memaparkan, Porprov ke-15 ini diikuti seluruh kabupaten dan kota yang ada di Jawa Tengah. Total peserta dalam Porprov ini ada 8.198 atlet.

“Para kontingen saling bertanding di 692 nomor pertandingan di lomba 46 cabang olahraga,” paparnya.
Menurutnya Kota Semarang berhasil menjadi juara umum perhelatan Porprov tahun ini. Kota Semarang berhasil mengumpulkan 300 medali.
“Rinciannya, mengumpulkan 114 medali emas, 94 medali perak, dan 100 medali perunggu,” papar dia.
Sementara Kota Solo berada di posisi kedua dengan memperoleh 268 medali. Rinciannya meraih 82 medali emas, 73 perak dan 113 medali perunggu.
“Di peringkat ketiga, Kabupaten Kudus dengan 70 emas, 69 perak, dan 74 perunggu dengan total medali 213,” terangnya.
Dirinya memaparkan, penyelenggaraan Porprov ke-15 di Solo berlangsung dengan lancar dan sportif.
“Para atlet jangan berhenti sampai di sini karena masih ada event yang ada di depan yakni PON 2020 di Papua,” papar Wali Kota Solo itu. (Aisya PS/Istiqomah RY/Aufa DL)

Next Page »

SMAN 7 Surakarta – v.0.1